From World for Nagekeo
Headlines News :
Home » » POLISI DAN POLITISI

POLISI DAN POLITISI

Written By Nagekeo Bersatu on Thursday, January 22, 2015 | 2:56 PM

Oleh Valens Daki-Soo

Refleksi kecil ini saya tuangkan di atas jalanan yang basah diguyur hujan pagi ini, tatkala Jakarta mulai diremas kemacetan, 'penyakit' klasik yang tak pernah usai. Mendung yang membalut langit Ibukota seolah melukiskan mendung pekat yang menggantung di langit politik Nusantara, negeri kita tercinta.

Mungkin saya mulai dengan pertanyaan ini: apa yang Anda dan saya cari ketika ikut berkompetisi dalam suatu ajang perpolitikan? Sebutlah, itu bisa berbentuk Pilkada, Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden/Wapres dan lain-lain. Untuk Anda yang menjadi petinggi/pejabat melalui mekanisme penunjukan (bukan pemilihan), apa yang ingin Anda gapai ketika ditunjuk untuk menempati posisi penting bagi dan di tengah publik? Pertanyaan ini memang amat gampang dijawab, misalnya 'mengabdikan diri demi kepentingan rakyat', 'memberi yang terbaik bagi bangsa dan negara', atau 'mendedikasikan diri untuk kemaslahatan bersama'. Berderet jawaban bisa menjadi litani panjang.

Benarkah? Apakah benar Anda dan saya lebih kuat digerakkan oleh segala motif idealis itu? Tentu kita tidak bisa bebas absolut dari kepentingan pribadi seperti memberi makan untuk keluarga, menaikkan level kehidupan pribadi, menunjukkan kualitas dan 'kelas' kepribadian dengan eksplorasi maksimal segala bakat dan potensi. Namun, sekali lagi, apakah "hasrat mengabdi" -- yang artinya "lebih banyak memberi ketimbang menerima" -- menjadi motif dominan dalam jiwa kita?

Saya teringat jawaban Pak Gories Mere beberapa tahun silam ketika seorang jenderal senior dari TNI berujar, "Ries, suatu saat Anda jadi Kapolri, asalkan jangan ada masalah besar dalam perjalanan beberapa tahun ke depan." Pak Gories menyahut, "Siap, Bang. Saya hanya ingin jadi polisi, bukan politisi. Kerja saya 'ngejar' penjahat, 'tangkapin' teroris, tegakkan hukum sampai pensiun. Atau kalau saya capek 'ngejar' penjahat, ya berhenti jadi polisi."

Gories Mere adalah figur polisi Indonesia yang paling banyak menerima penghargaan internasional dari sejumlah Kepala Negara dan pimpinan berbagai badan intelijen. Dia juga pernah memimpin asosiasi lembaga-lembaga anti-narkotika sedunia.
Aneka piagam/tanda penghargaan diberikan kepadanya, mulai dari PM Malaysia (yang memberi gelar 'Datuk Tan Sri' untuk Gories) sampai Presiden Bush dan Presiden Obama; dari Kepala Badan Intelijen China hingga Direktur CIA yang secara khusus memberikan tanda penghargaan di Fort Langley, markas besar CIA.

Nama Gories sempat masuk bursa Kapolri beberapa tahun lalu, namun karena 'tekanan politik' dari elemen-elemen radikal, Presiden SBY 'mengabaikan' segala catatan prestasi Gories. Kini, di masa pensiunnya, pria yang pernah menyandang pangkat jenderal bintang tiga itu masih saja disibukkan sebagai 'Advisor Senior' Densus 88/Antiteror Polri dan para perwira muda tetap rajin menemuinya meminta saran dan nasihat.

"Polisi, bukan politisi" -- inilah yang perlu menjadi cermin bagi para perwira Polri era ini. Politisi memang berorientasi kekuasaan. Ketika seseorang terjun ke kolam politik, tujuannya adalah mengambil bagian dalam kekuasaan. Namun, perlu selalu dicamkan, kekuasaan hanyalah memiliki 'nilai medial' (sebagai sarana/alat), bukan nilai final (sebagai tujuan akhir).

Polisi bukanlah politisi, dalam artian bukan profesi yang perlu memburu kekuasaan. Polisi justru harus "memburu para pemburu kekuasaan". Polisi mesti memburu para politisi yang terlalu kencang libido politiknya sampai menghalalkan segala cara -- termasuk dengan KKN dan berbagai modus operandi kriminalis -- untuk merengkuh kekuasaan. Jika polisi berpikir dan bertindak seperti atau sebagai politisi, itu sungguh membunyikan alarm bahaya.

Tentu, tak ada manusia sempurna dan karena itu tiada figur polisi (dan politisi) ideal. Namun, setidaknya kita boleh berharap bahwa Tuhan dan alam semesta selalu membuka ruang bagi hadirnya pribadi-pribadi dengan karakter kuat, jujur, tegas, berani dan tulus hati memberikan dirinya untuk sungguh mengabdi rakyat, bangsa dan negeri ini.

Written by : Nagekeo Bersatu ~ Berita Online Nagekeo

Anda sedang membaca sebuah artikel yang berjudul POLISI DAN POLITISI,, Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda . Anda boleh menyebar luaskannya atau Mengcopy Paste-nya jika Artikel POLISI DAN POLITISI ini sangat bermanfaat bagi Blog dan teman-teman Anda, Namun jangan lupa untuk Meletakkan link POLISI DAN POLITISI sebagai sumbernya.

Join Us On: Facebook | Twitter | Google Plus :: Thank you for Visiting ! ::

Written by: Nagekeo Bersatu
NAGEKEO BERSATU, Updated at: 2:56 PM
Share this post :

Post a Comment

Note :

1. Berikan komentar Anda yang sesuai dengan isi artikel
2. Berkomentarlah dengan bijak
3. Mohon untuk tidak melakukan SPAM

Semoga Jaringan kita terus terjalin dengan saling berbagi informasi

Regards,
Nagekeo Pos

 
Admin: Hans Obor | Mozalucky | Nagekeo Bersatu
Copyright © 2013. NAGEKEO POS - All Rights Reserved
Thanks To Creating Website Modify and Used by Nagekeo Bersatu
Proudly powered by Blogger