From World for Nagekeo
Headlines News :
Home » » Dulu saya bisu, sekarang bapakku yang bisu

Dulu saya bisu, sekarang bapakku yang bisu

Written By Unknown on Tuesday, May 22, 2018 | 12:28 PM

DEPOK (Nagekeo Pos) - Tepat di usia 30, ayah saya (Yosef Lambert Woi) melahirkan saya karena hari ini beliau rayakan ultahnya yang ke 77. Ayah saya juga mama (Hendrika Bao), otomatis dua sosok yang paling utama dalam hidupku. Wajah keduanya begitu jelas tergambar dalam pikiran meski saya berpisah dengan mereka hampir 27 tahun.

Saya masih ingat sangat kuat beberapa kejadian unik dalam konteks perlakuan bapak pada diriku. Bapak dan mama bilang bahwa saya tidak bisa bicara (bisu) hingga saya masuk usia 5 tahun, saat itu di Bajo-Mundemi.

Masuk SD saya juara terakhir karena tidak cakap membaca dan menulis. Suatu malam, bapak dan mama memaksa saya belajar hingga larut malam dengan terang lampu pelita. Saya disiksa karena tidak bisa jawab pertanyaan atau soal-soal yang dibuat bapak. Saya benar-benar disiksa, diteror, dihukum berlutut, hingga saya pun menangis. Mama ikut menangis tapi tak berani membelaku. Bapak kian sangar dan menakutkan seiring kian kelamnya suasana malam ketika itu.

Saya memang jadi anak paling tak beruntung. Bapak tidak menerima kenyataan jika putranya yang adalah anak guru, jadi siswa paling bebal di kelas. Bapak sangat sering memukulku karena saya begitu nakal, dan hobi mencuri bekal anak sekolah dari kampung jauh seperti wolotaka, watumeko, bhela. Saya pun tobat mencuri saat Bapak menganiayaku setengah hari gara-gara pindahkan sawit dari bedeng milik guru yang lain ke bedeng milik Bapak.

Mencuri, perilaku buruk saya yang melengkapi kedunguan otak saya. Bapak berbalik mencintai saya saat pindah ke SDN Ndenasangi, karena saya bisa jadi jawara di kelas 5 dan 6. Saya tidak rajin belajar, tapi mungkin otak saya sudah mulai matang dan bekerja normal sesuai standar IQnya. Bisa jadi perkembangan otak saya memang lambat akibat kebisuan saraf di usia 0-5 tahun itu.

Kini giliran Bapak Yosef yang mengalami kebisuan, dan saya yang mengajarkannya untuk tetap menjadi sosok Bapak dan guru yang kreatif dan cerdas. Bapak bisu, tidak bisa bicara lagi, karena 25 april 2018 lalu dokter di rumah sakit Mataram-Lombok memotong pita suaranya, berikut saluran pernapasan akibat terserang kanker pada lehernya.

Hingga hari ini Bapak masih dalam proses pemulihan di rumah sakit Mataram dan karena banyak sekali yang mendoakannya, Bapak berangsur-angsur membaik kondisinya. Puskesmas Danga punya cerita bagi Bapak Yosef, saat Bapak nyaris putus napasnya akibat sesak di leher itu, tapi tertolong satu tabung gas, dan satu tabung gas lagi dari Puskesmas Nangaroro, akhirnya selamat dalam perawatan di rumah sakit Ende.

SELAMAT ULANG TAHUN BAPAK YOSEF... Engkau adalah Santo Yosef yang terus menjaga kami (seperti keluarga nasaret), memelihara mama Hendi dan kami anak-anakmu, juga cucu-cucumu. Jika Bapak ingin bicara dengan kami, kami menunggu dengan setia coretan/tulisan Bapak via WA. Menulis selalu lebih sempurna dari berbicara, maka Bapak tak usah risau dengan kenyataan ini karena Bapak tetap bisa berbicara dengan menulis.

Written by : Unknown ~ Berita Online Nagekeo

Anda sedang membaca sebuah artikel yang berjudul Dulu saya bisu, sekarang bapakku yang bisu,, Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda . Anda boleh menyebar luaskannya atau Mengcopy Paste-nya jika Artikel Dulu saya bisu, sekarang bapakku yang bisu ini sangat bermanfaat bagi Blog dan teman-teman Anda, Namun jangan lupa untuk Meletakkan link Dulu saya bisu, sekarang bapakku yang bisu sebagai sumbernya.

Join Us On: Facebook | Twitter | Google Plus :: Thank you for Visiting ! ::

Written by: Nagekeo Bersatu
NAGEKEO BERSATU, Updated at: 12:28 PM
Share this post :

Post a Comment

Note :

1. Berikan komentar Anda yang sesuai dengan isi artikel
2. Berkomentarlah dengan bijak
3. Mohon untuk tidak melakukan SPAM

Semoga Jaringan kita terus terjalin dengan saling berbagi informasi

Regards,
Nagekeo Pos

 
Admin: Hans Obor | Mozalucky | Nagekeo Bersatu
Copyright © 2013. NAGEKEO POS - All Rights Reserved
Thanks To Creating Website Modify and Used by Nagekeo Bersatu
Proudly powered by Blogger